963RGSFM, PURBALINGGA – Pemkab menggelar kegiatan Amaliyah Ramadan 1446 H/2025 bertajuk Taraweh Kelilig (Tarling) di Masjid Baitussalam Desa Limbangan Kecamatan Kutasari, Selasa (25/03/2025).
Asisten Pemerintahan dan Kesra Suroto yang hadir mewakili Wakil Bupati Purbalingga Dimas Prasetyahani, menyampaikan ungkapan rasa terima kasih dan apresiasi dari Wabup Dimas kepada masyarakat Kutasari yang telah memberikan kepercayaan kepada pasangan Fahmi-Dimas untuk memimpin Purbalingga dalam lima tahun ke depan.
“Tagline pemerintahan Fahmi-Dimas adalah Purbalingga BARU. Kata BARU memiliki makna yang mendalam,” kata Suroto dalam sambutannya.
Ia menjelaskan bahwa B dalam BARU melambangkan semangat untuk “Bangkitkan Ekonomi Kerakyatan,” yang bertujuan untuk meningkatkan kesejahteraan masyarakat Purbalingga melalui sektor ekonomi yang merata.
Selain itu, Suroto juga menekankan pentingnya Akselerasi pembangunan infrastruktur secara berkelanjutan, yang akan mendukung kegiatan ekonomi dan sosial di Purbalingga. “Jika infrastruktur kita baik, maka kegiatan ekonomi dan sosial lainnya akan berjalan dengan lancar,” tambahnya.
Tak ketinggalan, salah satu aspek penting yang juga menjadi fokus pemerintahan Fahmi-Dimas adalah Reformasi Birokrasi dan Pelayanan Publik. Pemerintah daerah berkomitmen untuk memberikan pelayanan yang lebih baik dan lebih cepat kepada masyarakat, tanpa terkecuali.
Suroto juga menyebutkan mengunggulkan kualitas sumber daya manusia menjadi salah satu pilar utama dalam pembangunan daerah. Oleh karena itu, pendidikan akan menjadi salah satu perhatian besar dalam periode kepemimpinan ini.
Terpisah, Asisten Administrasi Umum, Ato Susanto yang mewakili Bupati Purbalingga Fahmi M Hanif, mengajak warga Kejobong untuk memberikan waktu kepada pemerintahan Fahmi-Dimas agar dapat merealisasikan program Alus Dalane Kepenak Ngodene secara bertahap. Hal ini disampaikan Ato dalam kunjungannya pada kegiatan Tarling yang digelar di Masjid Al Wustho Desa Bandingan, Kejobong.
Menurut Ato, meskipun pemerintahan Fahmi-Dimas baru berjalan kurang dari satu bulan, pihaknya sudah memiliki komitmen kuat untuk melaksanakan program-program pembangunan yang telah dijanjikan selama masa kampanye. Salah satu program unggulan yang menjadi fokus utama adalah perbaikan infrastruktur jalan.
“Perbaikan infrastruktur akan dilakukan secara bertahap dengan skala prioritas. Kami memohon kepada warga Kejobong untuk memberikan waktu agar kami bisa bekerja dengan maksimal. Pemerintahan ini baru berjalan kurang dari sebulan, dan kami butuh waktu untuk mewujudkan semua program yang telah kami rencanakan,” ujar Ato Susanto.
Program Alus Dalane Kepenak Ngodene yang diusung oleh pemerintahan Fahmi-Dimas bertujuan untuk meningkatkan kualitas jalan dan infrastruktur di Purbalingga, dengan harapan dapat memperlancar aktivitas perekonomian dan mobilitas masyarakat. Ato juga menekankan bahwa pembangunan infrastruktur yang baik akan sangat mendukung kemajuan sosial dan ekonomi di Purbalingga, termasuk Kejobong. (tha/hr/prokompim)