Penanganan Kemiskinan Harus Bersama-sama

PURBALINGGA INFO- Pengentasan kemiskinan tidak bisa hanya dilakukan oleh satu pihak saja dan memerlukan sinergitas lintas sektor. Hal tersebut disampaikan kepala Bappelitbangda (Badan Perencanaan Pembangunan dan Penelitian Daerah) Purbalingga, Drs. Suroto, M.Si saat menyampaikan pemaparan di acara Musrenbang (Musyawarah Perencanaan Pembangunan) Kecamatan bagi empat Kecamatan yaitu Mrebet, Bobotsari, Karangreja dan Karangjambu di Pendopo Kecamatan Bobotsari, Rabu (15/2/2023).

Suroto mengatakan, keterbatasan anggaran yang dimiliki pemerintah khususnya pasca Covid-19 masih dirasakan. Namun demikian, keterbatasan anggaran yang dimiliki pemerintah juga jangan sampai menghentikan agenda besar yaitu pengentasan kemiskinan dengan segala variabelnya yang harus diurai satu persatu.

“Anggaran terbatas tapi harus jalan terus termasuk pengentasan kemiskinan,” kata Suroto.

Musrenbang Kecamatan yang memproyeksikan pembangunan tahun 2024 tersebut harus berfokus pada tema sasaran pembangunan tahun 2024 yang dicanangkan pemerintah pusat yaitu pengentasan kemiskinan dan antisipasi ancaman resesi. Karena keterbatasan yang dimiliki Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Purbalingga, Suroto mengajak kepada semua pihak seperti Pemerintah Desa dan stakeholder lain untuk secara bersama-sama merumuskan pengentasan kemiskinan.

“Maksimalkan Pendapatan Asli Desa (PADes) misalnya kalau kebutuhan air warga Desa sudah terpenuhi, Pemdes bisa memanfaatkan air yang ada di Desanya untuk menghasilkan pendapatan lebih,” ujarnya.

Suroto juga mengajak lembaga filantropi, perusahaan melalui CSR-nya dan juga pihak lain untuk bergotong-royong menguraikan masalah kemiskinan di Kabupaten Purbalingga. Penanganan stunting juga menjadi fokus pada kegiatan dan program di tahun 2024. “Stunting juga menjadi salah satu fokusnya,” ujarnya.

Kegiatan tersebut juga diikuti oleh anggota DPRD Purbalingga seperti Erni Widyawati, Endra Yulianto, Puput Adi Purnomo, Widodo, Uswatun Khasanah dan juga anggota DPRD Provinsi Jawa Tengah Mukhlis. (LL/Kominfo).

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan.